Pekerjaan Putranya Direndahkan, Ummi Pipik: Jangan yang Berilmu Merasa Sombong
Pikiran Rakyat Minggu, 28 Maret 2021
Pekerjaan putranya direndahkan, ummi pipik: jangan yang berilmu merasa sombong pikiran rakyat - abidzar al ghifari, putra kedua almarhum ustaz jefri al buchori bersama pipik dian irawati, kini bergelut di dunia hiburan tanah air. Belakangan abidzar al ghifari menerima berbagai kritik pedas dari netizen, yang sampai mempertanyakan soal ibadahnya dalam menjalani karier. Sang ibunda pun menjawab kritikan pedas yang ditujukan pada putranya. Melalui akun instagram pribadinya, umi pipik ungkapkan isi hatinya mengenai kritikan yang ditujukan kepada abidzar al ghifari.
“ terimakasih atas kritikannya, nasehat, pujian doa di postingan foto anak saya..semoga allah berkahi kalian semua... Ilmu dan iman itu mmg beda tempatnya... Ilmu adanya di otak kita , semua punya ilmu... Dan iman adanya di hati, ilmu juga harus diselaraskan dgn ima n,” tulisnya.
Selain itu, umi pipik menyebut untuk tidak sombong dengan ilmu yang dimiliki sehingga tidak seenaknya merendahkan pekerjaan anaknya. “ jgn sampai yg berilmu merasa sombong dgn ilmunya dan dgn mudah menilai merendahkan bahkan buruk sangka terhadap orang lain... Jika ilmunya diimbangi dgn iman di hati maka dia akan sangat hati2 sekali utk melihat org lain apalagi sampai menilainya ,” ujarnya. Editor: gita pratiwi.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam