Pemerintah Arab Saudi Beri Izin Terbatas Ibadah Haji 2021, Kemenag Buka Suara
Pikiran Rakyat Senin, 24 Mei 2021
Pemerintah arab saudi beri izin terbatas ibadah haji 2021, kemenag buka suara pikiran rakyat - memasuki tahun kedua pandemi covid-19, begitu juga dengan kegiatan ibadah haji yang dipastikan akan tetap berlangsung meski virus corona masih menyebar. Dalam hal ini, pemerintah arab saudi juga telah menetapkan dan mengumumkan bahwa ibadah haji 2021 akan digelar di tengah wabah covid-19. Namun, jika melihat aturan yang diterapkan tahun lalu, pemerintah arab saudi memberlakukan sistem pembatasan jemaah. Tetapi, baru-baru ini beredar informasi di media sosial bahwa pemerintahan arab saudi akan memberi izin secara terbatas bagi jemaah di luar negaranya untuk beribadah haji tahun ini.
Pada senin, 24 mei 2021 melalui plt dirjen penyelenggaraan haji dan umrah kemenag , khoirizi mengaku belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut. “jika benar bahwa saudi membuka pemberangkatan haji 1442 h untuk jemaah dari luar negaranya, meski kuotanya terbatas, tentu ini harus kita syukuri. Alhamdulillah, karena jemaah indonesia juga sudah menunggu lama, apalagi tahun lalu juga tertunda,” kata khoirizi di jakarta, senin, 24 mei 2021. Lebih lanjut ia juga menjelaskan, hingga sampai saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan secara resmi tentang dibukanya pemberangkatan bagi jemaah di luar saudi.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam