Penceramah Bilang ‘Corona Kerjaan Yahudi’, Gubernur Riau Emosi
Eramuslim - Berita Selasa, 20 April 2021
Penceramah bilang ‘corona kerjaan yahudi’, gubernur riau emosi eramuslim.com – gubernur riau syamsuar menerima laporan soal adanya ustaz yang dalam ceramah menyebut covid-19 adalah rekayasa dan hoax. Hal itu membuatnya geram karena dia khawatir masyarakat menjadi resah karena isi ceramahnya. Mantan bupati siak itu menyampaikan kekesalannya tersebut saat rapat koordinasi terkait perkembangan covid-19 bersama seluruh kepala daerah, kepolisian, kejaksaan, dan dinas terkait. Rapat koordinasi dilakukan di gedung daerah balai serindit di pekanbaru.
Syamsuar mengatakan hal itu setelah mendengar paparan perkembangan kasus covid-19 oleh wakil wali kota pekanbaru ayat cahyadi. Syamsuar awalnya meminta agar protokol kesehatan di tempat ibadah diperketat. “yang perlu dicermati berkaitan dengan rumah-rumah ibadah, masjid yang belum menerapkan protokol kesehatan. Jadi ini perlu adanya pengawasan dari tim satgas (penanganan covid-19 pekanbaru), sehingga nanti benar-benar menerapkan protokol kesehatan,” kata syamsuar, senin (19/4/2021).
Syamsuar mengatakan protokol kesehatan perlu diterapkan ketat karena dia mendapat laporan ada ustaz yang menyampaikan ceramah tidak benar. Ceramah dilakukan di salah satu masjid tidak jauh dari rumah syamsuar. “kemarin saya mendapatkan laporan di sebuah masjid di pekanbaru, masih ada ustaz-ustaz yang ceramahnya seolah-olah covid tidak ada, jadi itu dibilangnya kerjaan yahudi. Padahal di sana juga ada, dia tidak tahu,” kata syamsuar.
“inilah ceramah yang tidak benar, sehingga masyarakat menilai corona sudah hilang,” sambungnya. Diakui syamsuar, ceramah itu disampaikan pada rabu (14/4). Dia meminta ustaz tidak menyampaikan ceramah dengan materi pembohongan. “itu terjadi rabu kemarin, sehingga ada jemaah mengingatkan jangan ceramah itu.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam