Pengemis yang Viral Meludah Pengendara di Brebes Akhirnya Dibawa ke Cilacap untuk Berobat
Radarbanyumas Selasa, 30 Maret 2021
Pengemis yang viral meludah pengendara di brebes akhirnya dibawa ke cilacap untuk berobat brebes – seorang pengemis yang viral di media sosial (medsos) di lampu merah karena meludahi pengendara saat tidak diberi uang, akhirnya dijemput petugas dan diantarkan untuk berobat ke kabupaten cilacap, senin (29/3). Kapten infanteri turiman danramil 06 kersana kodim 0713 brebes mengatakan, pengemis yang berinisial t (77), dijemput di rumahnya di kecamatan kersana, pada pukul 09.00 wib. Petugas mengantarkan yang bersangkutan ditemani keluarganya untuk berobat ke cilacap. “setelah viral, petugas mengantarkan yang bersangkuan dan ditemani oleh pihak keluarga ke cilacap untuk berobat,” ujarnya.
Sementara itu, kapolsek kersana iptu suratman mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pendekatan ke pihak keluarga t agar melarang turun mengemis di jalan. “penanganan polisi bersama instansi terkait, sifatnya hanya pendekatan keluarga, yaitu diberi pembinaan tapi besoknya masih mengemis lagi,” terangnya. Diberitakan sebelumnya, jagat medsos digemparkan oleh seorang pengemis di kecamatan kersana yang meludahi pengendara mobil. Dalam video yang berdurasi tujuh detik itu memperlihatkan pengemis yang menggunakan caping berwarna putih meludahi mobil putih.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam