PMI Dunia Peringatkan Asia Pasifik Kewalahan Ledakan Covid-19
CNN Indonesia - Asia Pasifik Kamis, 13 Mei 2021
Pmi dunia peringatkan asia pasifik kewalahan ledakan covid-19 jakarta, cnn indonesia -- federasi palang merah internasional memperingatkan potensi ledakan kasus covid-19 di kawasan asia dan pasifik. Bahkan, pmi dunia tersebut khawatir rumah sakit dan sistem kesehatan di asia pasifik akan kolaps menghadapi ledakan kasus covid-19. Mengutip ap, kamis (13/5), kasus virus corona di asia dan pasifik meledak lebih dari 5,9 juta infeksi baru dalam dua pekan terakhir. Menurut pmi dunia, penyebaran infeksi covid-19 di tujuh dari 10 negara paling banyak terjadi di asia dan pasifik.
#div-gpt-ad-1577361751308-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } federasi tersebut lantas mencontohkan bagaimana kasus infeksi covid-19 berlipat ganda di laos hanya dalam 12 hari. Sementara di india, lebih dari 23 juta kasus positif covid-19 terkonfirmasi setelah virus varian baru. Angka tersebut berlipat ganda dalam waktu kurang dari dua bulan. Senada dengan pmi dunia, oxford university's our world in data juga merilis laporan yang menyatakan bahwa hanya dalam dua minggu terdapat lebih dari 5,9 juta kasus positif covid-19 baru di kawasan asia dan pasifik.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam