PWNU Jatim Minta Pemerintah Cabut Larangan Mudik Lebaran
CNN Indonesia - Peristiwa Rabu, 7 April 2021
Pwnu jatim minta pemerintah cabut larangan mudik lebaran surabaya, cnn indonesia -- pengurus wilayah nahdlatul ulama (pwnu) jawa timur meminta pemerintah mencabut kebijakan larangan mudik lebaran 2021 menyusul penurunan laju penularang virus corona (covid-19). Program vaksinasi covid-19 yang dilakukan pemerintah juga berhasil. "artinya vaksin berhasil, corona mendekati zero, hendaknya (larangan mudik) dicabut karena sudah setahun lalu tidak mudik," kata khatib syuriah pwnu jatim safruddin syarif dikonfirmasi selasa (6/4). Safruddin mengatakan kebijakan pemerintah harus berdasar pada kondisi terkini penyebaran virus corona.
Menurutnya, tak ada alasan bagi pemerintah tetap melarang mudik apabila kasus telah terkendali. #div-gpt-ad-1589439603493-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } "kalau tahun ini tidak mudik masyarakat akan bertanya-tanya," ujarnya. Safruddin menyebut masyarakat berhadapan dengan dilema. Mudik, kata dia, merupakan ajang silaturahmi.
Menjaga silaturahmi hukumnya wajib dan sunnah. Namun, di saat yang sama manusia juga wajib menjaga kehidupan dirinya dan sesama. "nah itu yang sulit dipahami oleh masyarakat. Intinya bagaimana kita menjalankan aturan pemerintah," katanya.
Relawan peduli pencegahan covid-19 tirta mandira hudhi atau lebih akrab disapa dokter tirta meminta pemerintah merevisi kebijakan larangan mudik lebaran 2021 pada 6-17 mei 2021 mendatang. Permintaan itu ia sampaikan seiring kebijakan pemerintah yang mengizinkan salat tarawih dan idulfitri digelar di masjid saat. Selain itu, menteri pariwisata dan ekonomi kreatif sandiaga uno juga mulai membuka keran pariwisata pada april ini. Sebelumnya, pemerintah melarang mudik lebaran sejak 6 sampai 17 mei 2021.
Kebijakan larangan mudik ini mempertimbangkan risiko penularan covid-19 yang masih tinggi. Masyarakat diminta untuk tak berpergian selama larangan tersebut. Di sisi lain, pemerintah mengizinkan pelaksanaan salat tarawih dan salat idulfitri secara berjamaah di masjid dengan tetap mengacu protokol kesehatan yang ketat pada ramadan dan idulfitri tahun ini. Menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (pmk) muhadjir effendy mengatakan salat berjamaah tarawih dan idulfitri boleh dilaksanakan di luar rumah dengan catatan jamaah harus dari lingkungan yang sama.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam