Satgas Sumut: Antigen Bekas di Bandara Kualanamu Keterlaluan
CNN Indonesia - Peristiwa Kamis, 29 April 2021
Satgas sumut: antigen bekas di bandara kualanamu keterlaluan medan, cnn indonesia -- satgas penanganan covid-19 sumatera utara mengecam praktik pelayanan rapid test antigen yang menggunakan alat-alat bekas di bandara kualanamu. Sejauh ini, kepolisian sudah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat kasus tersebut. "kita sangat mengecam, kalau memang itu benar. Karena penggunaan rapid test antigen bekas justru tidak membantu satgas untuk memutus rantai penularan covid-19 dan men-screening orang yang berangkat," kata jubir satgas penanganan covid-19 provinsi sumut, aris yudhariansyah, rabu (28/4).
Aris menjelaskan bahwa dacron atau alat yang dipakai untuk mengecek virus corona dengan dimasukkan ke hidung hanya boleh dipakai satu kali. Jika dipakai lebih dari satu kali, maka hasilnya tidak akan akurat. #div-gpt-ad-1589439603493-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } "jadi bisa aja yang muncul hasil pemeriksaan yang pertama. Tapi kita enggak tahu tujuannya menggunakan itu, berarti mau bohong-bohong.apalagi kalau dacron-nya itu digunakan berulang, itu keterlaluan namanya," katanya.
Aris mengatakan satgas penanganan covid-19 sumut menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke aparat kepolisian. Dia berharap kasus bisa diusut hingga tuntas. "kita juga meminta kepolisian memeriksa sampai tuntas apa maksud dan tujuan menggunakan rapid test daur ulang itu," ucapnya. Sebelumnya, ditreskrimsus polda sumut menggerebek layanan rapid antigen kimia farma diagnostika bandara kualanamu, deliserdang, sumut.
Diduga alat rapid antigen yang digunakan di sana sudah bekas pakai berulang kali lalu dicuci dan dimasukkan ke hidung pasien. "dugaan-dugaan ke arah situ masih didalami penyidik. Nantinya penyidik secara komprehensif melakukan pendalaman baru nanti kita sampaikan," kata kabid humas polda sumut, kombes pol hadi wahyudi, rabu (28/4). Beberapa pasien yang sempat mendapatkan layanan rapid antigen di sana juga dimintai keterangan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam