Sineas Disebut Harus Awas Terhadap Pergeseran Gaya Hidup
Cnn Indonesia Selasa, 30 Maret 2021
Sineas disebut harus awas terhadap pergeseran gaya hidup jakarta, cnn indonesia -- sutradara senior indonesia garin nugroho mengatakan bahwa pola konsumsi penikmat film dalam negeri telah mengalami pergeseran karena pengaruh gaya hidup. Hal tersebut disampaikan setelah melihat situasi saat ini, lahirnya budaya online di rumah dan percepatan layanan digital yang akhirnya mendorong terciptanya beragam budaya baru. "film tidak dipisahkan dengan budaya hiburan dan gaya hidup. Budaya dalam tulisan ini diartikan sebagai cara bertindak, berpikir, bereaksi, serta mengonsumsi masyarakat dalam suatu era yang terus berubah sesuai zaman," ujar garin mengutip dari dari majalah online netflix indonesia, zinetflix.
#div-gpt-ad-1589442142719-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } garin menambahkan kemunculan layanan over the top (ott) yang populer dalam beberapa tahun belakangan ini telah mendorong generasi baru penonton film indonesia dalam mengakses berbagai genre film dunia. Ia juga berkomentar bahwa pergeseran budaya menonton didorong oleh mayoritas usia produktif demografi penduduk indonesia sebanyak 260 juta jiwa yang akrab dengan layanan digital. Hal ini perlu disikapi oleh para pembuat film untuk dapat menyesuaikan dengan budaya apresiasi film model baru. "setiap pegiat, pencipta, hingga para produser dan distributor film, senantiasa harus membaca pergeseran dalam budaya ini, termasuk budaya menonton," lanjutnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh sutradara, yosep anggi noen yang memandang bahwa kecepatan arus informasi saat ini cenderung membuat orang-orang langsung menikmati film tanpa meresapinya terlebih dahulu. Dalam kasus ini, ia memilih untuk menyorot genre dokumenter yang dirasa popularitasnya masih kalah saing dengan fiksi. Padahal menurut yosep, menonton dokumenter bukanlah sekadar menonton sejenis kenyataan, namun juga melihat proses si pembuat film dalam memilih pendekatan sinematiknya. "di tengah arus ini, dokumenter harus terus disodorkan.
Dokumenter adalah jeda untuk bersama-sama meresapi," ujar yosep. Menurut sutradara film hiruk-pikuk si al-kisah (2019), film dokumenter memberi ruang kepada penonton untuk merasa menjadi bagian yang dihargai keberadaannya dalam interaksi layar dengan manusia. Pandemi telah berpengaruh terhadap kebiasaan menonton yang membuat orang lebih familiar dengan streaming platform, seperti kehadiran netflix, prime video, genflix, iflix, goplay, dan lain-lain. Hal ini pula yang mendorong sejumlah rumah produksi termasuk disney yang memilih untuk menayangkan film terbarunya seperti crood 2 dan mulan melalui layanan streaming disney plus sambil juga ditayangkan di bioskop.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam