Tahun 2011 Isu Babi Ngepet Ternyata Pernah Gegerkan Warga, Disebut Sempat Keluarkan Air Mata Lalu Mati
Pikiran Rakyat Jumat, 30 April 2021
Tahun 2011 isu babi ngepet ternyata pernah gegerkan warga, disebut sempat keluarkan air mata lalu mati pikiran rakyat - isu babi ngepet di depok , jawa barat yang baru-baru ini viral menjadi perhatian banyak netizen. Babi itu ditangkap karena warga mengaku kehilangan uang. Polisi kemudian membuktikan isu babi ngepet ternyata hanya akal-akalan atau rekayasa semata. Pelakunya, berinisial ai mengaku hanya mengarang cerita supaya ingin terkenal.
Fenomena babi ngepet di indonesia bukanlah cerita baru di masyarakat. Banyak yang meyakini jika babi ngepet merupakan manusia yang sedang mencari kekayaan secara instan. Mengutip pemberitaan antara, isu babi ngepet ternyata pernah gegerkan warga kampung dukuh jati, desa padasuka, kecamatan maja, kabupaten lebak, banten pada 8 agustus 2011 silam. Warga digegerkan oleh kemunculan seekor babi memasuki rumah seorang janda dengan cara menerobos jendela kaca depan.
Babi yang diduga jadi-jadian itu kemudian ditangkap warga. Untuk memastikan kalau babi itu adalah binatang jadi-jadian, warga pun berinisiatif untuk mengurungnya dengan mengikat moncong dan bagian kakinya. Namun, belum sempat dikurung binatang tersebut langsung mati tanpa dilakukan penyiksaan sebelumnya. Editor: julkifli sinuhaji sumber: antara.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam