Viral Monyet Menyerang Bocah di Palmerah, Korban Mendapat 22 Jahitan
Tempo - Bontang Jumat, 23 April 2021
Viral monyet menyerang bocah di palmerah, korban mendapat 22 jahitan tempo.co, jakarta - polsek palmerah tengah mencari monyet yang dilaporkan menyerang seorang bocah perempuan di jalan u rt 1, rw 15, palmerah, jakarta barat. kapolsek palmerah komisaris agus wildar mengatakan monyet itu belum bisa ditangkap. "sudah dimonitor monyet dan lokasinya," ujar agus kepada tempo, jumat, 23 april 2021. Menurut agus, polisi masih memburu monyet yang berlarian di atap rumah warga itu. Belum diketahui apakah monyet itu binatang peliharaan yang lepas atau monyet liar.
Video cctv penyerangan monyet kepada seorang bocah itu viral di media sosial. Dalam keterangan di video itu disebut peristiwa terjadi pada kamis siang. Dalam video yang beredar, monyet itu terlihat tiba-tiba muncul saat sekelompok bocah sedang bermain. Monyet itu menerjang kepala seorang anak perempuan dari belakang dan menggigitnya.
Bocah perempuan itu kemudian terlihat berguling-guling di tanah berusaha melepaskan gigitan dan cengkeraman monyet, namun usahanya sia-sia. Sementara teman bocah itu kabur dan mencari bantuan. "beruntung datang seorang bapak dan melemparkan helm dan berhasil mengusir monyet itu," bunyi keterangan di video tersebut. Bocah tersebut mengalami luka cukup parah di bagian kepala akibat serangan monyet.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam