Viral Penceramah Sebut PPKM Darurat Hambat Idul Adha, Kemenag Tangsel Buka Suara
Tempo Kamis, 8 Juli 2021
Viral penceramah sebut ppkm darurat hambat idul adha, kemenag tangsel buka suara petugas gabungan memutar balikkan kendaraan yang akan menuju puncak di pos penyekatan ppkm darurat, simpang gadog, bogor, jawa barat, selasa, 6 juni 2021. Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (ppkm) darurat, penyekatan kendaraan yang akan menuju puncak yang biasanya dilakukan pada akhir pekan tersebut dilakukan setiap hari. Pengendara yang plat nomor polisinya bukan huruf f, dan bukan warga setempat serta tidak dapat menunjukkan dokumen syarat melintas seperti hasil negatif swab antigen atau pcr akan diarahkan untuk memutar balik. Tempo/m taufan rengganis tempo.co, tangerang selatan - sebuah video penceramah viral di media sosial karena mengatakan ppkm darurat mencoba menghalangi pelaksanaan hari raya idul adha pada 20 juli 2021.
Advertisement kh. Sofwan nizomi juga sudah membuat video bantahan terkait isi ceramah yang dipotong oleh orang yang tidak bertanggungjawab tersebut. "imbauan saya agar masyarakat selektif dan melakukan cek serta ricek dalam mendengar dan membaca konten berita agar terhindar dari fitnah dan hoax," ungkapnya. Sebelumnya sebuah video ceramah berdurasi 60 detik viral di media sosial karena mempertanyakan pelaksanaan hari raya idul adha yang dihalangi oleh adanya pelaksanaan ppkm darurat.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam