Viral Pengendara Motor Nyaris Tertabrak, Polisi Buru Truk Melawan Arus di Boyolali
Inews-indeks Minggu, 30 Mei 2021
Viral pengendara motor nyaris tertabrak, polisi buru truk melawan arus di boyolali boyolali, inews.id - video seorang ibu yang mengendarai motor nyaris tertabrak sebuah truk di boyolali, jawa tengah, viral di media sosial. Polisi masih memburu truk yang melawan arus dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Dalam rekaman video cctv dinas perhubungan kabupaten boyolali memperlihatkan detik - detik seorang emak- emak pengendara motor yang nyaris menjadi korban kecelakaan karena dihimpit oleh dua truk berukuran besar. Awalnya pengendara motor berwarna merah itu berhenti di persimpangan surowedanan, boyolali kota, karena lampu rambu lalu lintas menyala merah dan posisi motor sudah berada di tepi garis marka.
Tak lama kemudian terlihat sejumlah kendaraan dari arah berlawanan berjalan, namun tiba-tiba sebuah truk boks melaju kencang dari arah selatan ke arah utara. Truk tersebut menyalip truk-truk lainnya hingga masuk ke jalur yang berlawanan melewati sela-sela sejumlah sepeda motor yang tengah berhenti. Tidak hanya itu, setelah truk boks tersebut juga ada kendaraan pribadi yang melakukan hal yang sama. Sebelumnya rekaman cctv yang menampilkan aksi truk boks tersebut terjadi pada 25 mei lalu dan sempat beredar dan viral di media sosial.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam