VIRAL Perempuan Santai di Tengah Jalan hingga Sebabkan Kemacetan
Tribun Lampung Senin, 31 Mei 2021
Viral perempuan santai di tengah jalan hingga sebabkan kemacetan tribunlampung.co.id – sebuah video perempuan jalan santai di tengah jalan raya hingga menyebabkan kemacetan di jawa timur , viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di akses menuju destinasi wisata telaga sarangan kabupaten magetan, jawa timur. Dalam video 25 detik yang beredar, terlihat perempuan tersebut berjalan santai di tengah jalan tanpa menghiraukan kepadatan arus lalu lintas di jalur magetan-sarangan. Bahkan perempuan tersebut terlihat marah ketika seorang pengguna jalan memintanya minggir.
Penjelasan polisi kapolsek plaosan akp munir membenarkan adanya kejadian perempuan yang berjalan santai di tengah jalan itu. Peristiwa tersebut berlokasi tak jauh dari destinasi wisata kebun bunga refugia di kecamatan palosan, magetan, jawa timur. Meski sempat menyebabkan kemacetan , namun anggotanya segera bisa mengurai arus lalu lintas di lokasi. “ya, minggu siang kejadiannya.
Hanya sebentar terus kita urai kemacetan ,” ujarnya melalui pesan singkat minggu malam (30/05/2021). Polsek munir menambahkan, perempuan yang sempat berjalan di tengah jalan tersebut sudah dibawa kembali ke rumahnya. Perempuan itu langsung dijemput oleh keluarganya. “keluarganya dari ngawi, sudah dijemput minggu sore,” imbuh munir.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam