Viral Tawar Menawar Denda Pelanggaran Antara Sopir dan Oknum Polisi di Jombang
Jatimnow - Peristiwa Selasa, 1 Juni 2021
Viral tawar menawar denda pelanggaran antara sopir dan oknum polisi di jombang jatimnow.com - sebuah video berisi tawar menawar denda dugaan pelanggaran antara pengguna jalan raya dan pria berseragam polisi disebut di check point kecamatan kabuh, kabupaten jombang, viral di media sosial (medsos). Terdapat dua video yang diunggah sebuah akun di di salah satu grup facebook pada senin (31/5/2021). Video pertama berdurasi 4 menit 8 detik dan kedua dengan durasi 43 detik. "kronologi di cek poin desa kaboh kec.
Kaboh kab. Jombang, untuk bapak" yang terkait mohon untuk ditindak lanjuti," tulis akun tersebut. Namun postingan itu kini lenyap, kemungkinan besar dihapus atau di-take down admin grup. Video pertama memperlihatkan dua orang pria berbicara dengan seorang pria berseragam polisi dengan pangkat tiga balok.
Pria berseragam polisi itu menjelaskan aturan denda pelanggaran, mulai dari rp 400 hingga 800 ribu bila pelanggaran itu disidangkan. Mendengar penjelasan besaran denda tersebut, kedua pria diduga sopir dan kernet truk kemudian menyampaikan bila mereka ingin mengambil jalan damai alias titip. "saya kasih 50 (rp 50 ribu) gitu ya. Kalau 50 saya kasih.
Ampun jangan disidang. 100 (rp 100 ribu) pak nggeh," ucap kedua pria itu kepada pria berseragam polisi tersebut. Sedangkan pada video kedua berdurasi 43 detik terlihat salah satu dari dua pria itu memberikan kertas berwarna merah, diduga uang pecahan rp 100 ribu setelah terjadi kesepakatan dengan pria berseragam polisi itu. Sementara kapolres jombang, akbp agung setyo nugroho tidak menampik bahwa pria berseragam polisi itu adalah anggotanya.
"jadi kejadian di kabuh, kami sudah mendapat laporan. Kanit provost sudah saya perintahkan untuk menindaklanjuti kejadian itu," ungkap agung, senin (1/6/2021). Menurut agung, personel polisi itu merupakan anggota polsek ploso. "kita lakukan pemeriksaan dan nantinya akan kita proses sesuai kebutuhannya.
Itu dilakukan oleh personel polsek ploso, informasi lebih lanjut setelah ada pemeriksaan dari provost," tegasnya. Alumni akpol 2002 ini menjelaskan, personel itu merupakan anggota yang berjaga di check point penyekatan kabuh. "operasi ketupat kemarin untuk menekan dan melakukan penyekatan dari warga yang mau masuk ke jombang, untuk cek kelengkapan dari surat swab dan sebagainya. Mungkin disalahgunakan untuk kepentingan pribadi yang bersangkutan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam